Laman

Selasa, 17 April 2012

kardiovaskuler 2: pak askar PemantauanHemodinamik



  Pengukuranterhadapsistemkardiovaskuler yang dapatdilakukansecarainvasifdan non invasif
  Memberikaninformasimengenaikeadaanpembuluhdarah, jumlahdarahdalamtubuh, dankemampuanjantunguntukmemompadarah
  Pengukuransecarainvasif
  Memasukkankateterkedalampembuluhdarah / ronggatubuh
  Tujuan :
  Mengukurtekanandangelombangtekanan di dalamruangjantung
  Mengambilcontohdarah
  Pemeriksaanlaboratorium
  Pemberianobat-obatataucairan
  Pemasanganpacujantungintrakardiak
  Tolokukurpentinguntukmenentukanhemodinamik
  Tekanan vena sentral
  Tekananarteripulmonalis
  Tekanankapilerarteripulmonalis
  Tekanan atrium kiri
  Tekananventrikelkanan
  Curahjantungdantekananarterisistemik
   Commonly used Terminology
  Preload
  Afterload
  Cardiac Output
  Cardiac Index
  Systemic Vascular Resistance [SVR]
  Pulmonary Vascular Resistance [PVR]
CVP
(Central Venous Pressure)
  Tekanan darah di sistem vena pusat yang memiliki prioritas untuk pengisian darah ke atrium kanan.
  Menggambarkantekanan di atrium kananatau vena cava.
  alat / kateter yang dipasang u/ mengukur CVP
  Nilai normal CVP 3-8 cmH2O atau 2-6 mmHg.(Gardner & Woods).
  Nilai normal CVP adalah 4-10 mmHg (Sutanto,2004)
  Indikator yang baik u/ mengetahui kemampuan atrium kanan&ventrikel kanan dalam memompa darah.
  Kegagalan jantung kanan (hipovolemia)à pasienmendapatkan cairan 250-500 ml, hal inimengakibatkan peningkatan CVP.
  Nilai CVP meningkat : kelebihan cairan.Menurun     : kekurangan cairan.
  CVP dapat diukur dengan menggunakan transducer (mmHg) atau dengan manometer (cmH2O).
Perubahan CVP (∆CVP) ditentukan dengan:
q  Perubahan volume  darah di dalam vena kava (∆V) dibagi dengan
q  Pemenuhan vena tersebut atau compliance (Cv), atau dapat ditulis rumusnya:
q  ∆CVP = ∆V / Cv
Peningkatan CVP dapat terjadi jika:
  Adanya peningkatan volume darah vena atau pengurangan compliance vena.
  Kontraksi otot halus yang ada di dalam vena, hal ini akan mengakibatkan peningkatan tonus vena vaskuler dan mengurangi compliance vena.
Macam CVP
Satu lumen, Dua lumen, Tiga lumen
Tempat pemasangan kateter:
Vena jugularis, Vena antekubital, Vena subklavia, Vena femoralis, dan Vena brakialis.


KontraindikasiPemasangan CVP:
  Nyeri dan inflamasi pada area penusukan
  Bekuan darah karena tertekuknya kateter
  Perdarahan: ekimosis atau perdarahan besar bila jarum lepas
  Tromboplebitis
  Microshock
  Disritmia jantung
   Pembedahanleher
  Insersikawat pacemaker
KomplikasiPemasanganCVP :
  Bakteriemi
  Emboli udara
  Hematoma lokal
  Pneumotoraks
  Sepsis
  Disritmia
  Tamponadeperikard
SetelahPemasangan
  Mendapatkannilai yang akuratdengancara:
  1) Melakukan Zero Balance: menentukantitiknol/letak atrium, yaitupertemuanantaragaris ICS IV denganmidaksila
   2) Zero balance: dilakukanpdsetiappergantiandinas, ataugelombangtidaksesuai dg kondisiklien
  3) melakukankalibrasiuntukmengetahuifungsi monitor/transduser, setiap shift, raguterhadapgelombang.
  Mengkorelasikannilaiygterlihatpada monitor dengankeadaanklinisklien.
  Mencatatnilaitekanandankecenderunganperubahanhemodinamik.
  Memantauperubahanhemodinamiksetelahpemberianobat-obatan.
  Mencegahterjadikomplikasi&mengetahuigejala&tandakomplikasi (spt. Emboli udara, balonpecah, aritmia, kelebihancairan,hematom, infeksi,penumotorak, rupture arteripulmonalis, &infarkpulmonal).
  Memberikan rasa nyamandanamanpadaklien.
  Memastikanletak alat2 yang terpasangpadaposisi yang tepatdancaramemantaugelombangtekananpada monitor danmelakukanpemeriksaanfototoraks

Kateterarteripulmonal
Diketahuijugasebagai:
  KateterPA
  Kateter Swan-Ganz
  Swan
DiperkenalkanolehSwan+Ganzpada1970.
    Memungkinkanpengukuranvariabelklinispentingdiruangrawat:
CO,PAP,PCWP,CVPuntukmemperkirakanvolumepengisianLV,pedomanterapicairan/obatvasoaktif
    MengungkapkandataKVrelevanyangtidakdapatdiprediksisecaraakuratdaritandadangejala
Kandidat
MIdengankomplikasi,  CHF, HTPulmonal, Gagalnafas, Syok, Sepsis, Trauma,  Ketidakstabilanhemodinamik, Pembedahanjantungrisikotinggi, Pembedahan vascular perifer,  Pembedahan Aorta, BedahSaraf.
kontraindikasi
Protesiskatuptrikuspidorpulmonalmekanik
Massajantungkanan(trombusdan/tumor)
Endocarditiskatuptrikuspidataupulmonal




KateterArteriPULMONAL
DIRANCANG UNTUKMENGUKUR:
Tekananarteripulmonal, curahjantungdansaturasioksigen.
PAC:komplikasi
üKecilpada50%,misal.Aritmia
üRBBBtransien-0.9-5%
üPemacueksternaljikaLBBBsebelumnyaada
üSalahinformasi
üBerat:0.1-0.5%:lilitan,infarkpulmonal,rupturPA(mis.Bajiberlebih), endokarditis, kerusakanjantungstruktural
üKematian:0.016%
PAC:komplikasi
Infeksi, Emboli udara, Trombosis, Infark PA, Ruptur PA, Rupturbalon, Trombositopenia, Lilitankateter knotting, Disritmia ventricular, Hemotoraks, Pneumotoraks, Tamponadejantung
Penandajarak
Situs                                                                                                                      Jarakke PA
Vena Subclavia                                                                                                      35-50 cm
JugularisInterna                                                                                                     40-55 cm
Vena Femoral                                                                                                        60 cm
komponenSwan-Ganz
Biasanyamemilikiempat [4] port
ü Port proksimal - [Biru) digunakanuntukmengukurtekanan vena sentral / RAP dan port untukpengukurancurahjantung
ü Port distal - [Kuning] digunakanuntukmengukurtekananarteripulmonal.
ü Port Balon - [Merah] digunakanuntukmenentukantekananbajipulmonal; terhubungspuit 1.5  khusus
ü Port infus - [putih] digunakanuntukinfuscairan.

TekananarteriPULMONAl(pap)
NilaiNormal
Tekanansistolik PA                                                                                                =    20-30 mm Hg
Tekanandiastolik PA                                                                                  =    8-12 mm Hg

Rendah                                                                                                      Tinggi
Pengukuran Volume                     
                                                                                                                  HT Pulmonal
                                                                                                                  Emboli Pulmonal
                                                                                                      Stenosis mitral kegagalan LV
                                                                                                      Defekdindingseptal wall

TekananPenutupanarteriPulmonal(PAOP)
KepentinganKlinis
Memperkirakanpra-bebankiri
Memperkirakantekananakhirdiastolikventrikelkiri
Menilaipengumpulancairanparuekstravaskular
Memperkirakankonsumsioksigenmiokard

TekananPenutupanarteriPulmonal(PAOP)
Normalmean Value                                              Low(<8 mmHg                                   High(>12 mmHg
8-12 mmHg                                                           Hypovolemic                           Hypervolemia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar