Laman

Selasa, 17 April 2012

IDK IbuMerlis Simon :Body Alignment (PosturTubuh)


Body Alignment (PosturTubuh)
  1. Pengertian
                Body alignment ( PosturTubuh ) merupakansusunangeometrisdaribagian-bagiantubuh yang berhubungandenganbagiantubuh yang lain.
  Bagian yang dipelajaripada Body Alignment ( PosturTubuh ) :
                                                - Persendian
                                                - Tendon
                                                - Ligamen
                                                - Otot
SENDI
  SendiadalahHubunganataupertemuanduabuahtulangataulebih yang memungkinkanpergerakkansatusama lain maupun yang tidakdapatbergeraksatusama lain.
  SendijugadisebutdenganistilahARTIKULASI
  Berdasarkankeleluasaandalambergerak, terdapattigajenispersendianpadamanusia, yaitu :
                1. Sinartrosis
                Sinartrosisadalahsendi yang tidakbisadigerakkan.Dikatakantidakbisadigerakkankarenadiantaratulang yang
salingberhubunganterdapatjaringanpadatberupajaringanikat.
Hubunganantartulang yang membentuktengkorakkepalaadalahartikulasi yang rapatdantidakmemungkinkanpergerakansamasekali.
                2. Amfiartrosis
                Amfiartrosisadalahsendi yang memungkinkanpergerakanterbatas, sepertitulang vertebrata ( tulangbelakang ).
                                Hubunganantartulangbelakangtermasukcontohpersendianamfiartrosis.
               

3. Diartrosis
                                Keduaujungtulangpadapersendiandiartrosisdihubungkanolehjaringanikatlonggarsehinggatulang-tulangdalampersendiantersebutdapatbergerakdenganleluasa.Antarajaringanikatlonggardantulang-tulang yang membentukpersendianterdapatruang yang berisicairansinovialyang berfungsisebagaipelumas.
Jenis-jenisDiartrosis:
                a. SendiPeluru
                Sendipelurumampumelakukangerakan kebanyakarah.Sendiinimerupakan           sendi yang paling bebasmelakukan                gerakan.
SendipelurumemungkinkanpergerakankebanyakarahContohnya, sendigelangbahudansendigelangpanggul
b. SendiPutar
                Sendiputarmampumelakukangerakanberputar yang bertumpupadasatusumbu.Contohnya, sendi yang menghubungkantulang atlas dantulangtengkorak, sertatulangpengumpildengantulang hasta.
Sendiputarmemungkinkanpergerakanberputar
c. SendiEngsel
                Sendiengselmampumelakukangerakansatuarah, miripengselpintu. Contohnya, padasiku, lutut, danruas-                ruasjari.
Sendiengselmemungkinkanpergerakansatuarah
                d. SendiElipsoid
                                Miripdengansendipeluru, hanyasaja       sendielipsoidmemilikibonggoldanujung-ujungtulangnyatidakmembulat, tetapisedikit oval.Olehkarenaitu, gerakanyang dihasilkanlebihterbatasdibandingkandengansendipeluru.Contohnya, hubunganantaratulangpengumpildantulangpergelangantangan
Sendielipsoidmemilikibonggol yang ujung-ujungnyasedikit oval
                e. SendiPelana
                                Sendipelanaadalahhubungan     antartulang yang keduaujung                tulangnyamembentukhubunganmiripsepertipelanadantubuhorang yang  menunggangikudanya.             Misalnya, sendi  yang         dibentukoleh     tulang-tulangtelapaktangandantulangpergelangantangan
Sendipelanamemungkinkanpergerakanmirippelanadenganpenunggangkuda.
                f. SendiLuncur
                                Sendiluncuradalahhubungan      antartulang yang keduaujung     tulangnyasedikit rata sehinggaterjadigerakanmenggeser.Contohnya, persendian yang dibentukolehtulang-                tulangpergelangantangan,pergelangankaki, sertaantartulangselangka.Sendiluncurmemungkinkangerakanmenggeser
TENDON
       Tendon adalahikatanjaringanfibrosa( jaringanikat ) yang padat/keras, berwarnaputihmengkilatdanmerupakanujungdariototdanmenempelpadatulang.
       Tendon merupakanpenghubungantaratulangdenganotot.
       Berdasarkancaramelekatnyapadatulang, tendon dibedakansebagaiberikutini:
1. Origomerupakan tendon yang melekatpadatulang yang tidakberubahkedudukannyaketikaotot                berkontraksi.
2. Insersiomerupakan tendon yang melekatpadatulang yang bergerak   ketikaototberkontraksi.
LIGAMEN
  • Ligamenadalahsuatususunanserabut yang terdiriatasjaringanikat, kenyal, berwarnaputihmengkilatdanfleksibel.
  • Ligamenmengikatsendimenjadisatudanmenghubungkantulangdenganvertilago.
OTOT
q  Ototmerupakankelompokjaringanterbesardalamtubuhdanmembentuksekitarseparuhberattubuh.
q  Kekuatandanukuranotot di pengaruhiolehlatihan, gizi, jeniskelamindangenetika.
q  Ototmemiliki 3 karakter, yaitu:
 a.  Kontraksibilitasyaitukemampuanototuntukmemendekdanlebihpendekdariukuransemula, haliniteriadijikaotot                sedangmelakukankegiatan.
b.  Ektensibilitas, yaitukemampuanototuntukmemanjangdanlebihpanjangdariukuransemula.
c.  Elastisitas, yaitukemampuanototuntukkembalipadaukuransemula.




Jenis – JenisOtot
  Berdasarkanbentukmorfologi, sistemkerjadanlokasinyadalamtubuh, ototdibedakanmenjaditiga, yaitu :
                1. Ototlurik( OtotRangka ),
                2. Ototpolos( OtotViseral ), dan
                3. Ototjantung.
Sifatkerjaototdibedakanmenjadidua, yaitu :
A.  Antagonis
                Ototantagonisadalahduaototataulebih yang tujuankerjanyaberlawanan.contohnyaadalah:
  1. Ekstensor ( meluruskan) danfleksor (membengkokkan),
  2. Abduktor (menjauhibadan) dan adductor (mendekatibadan)
  3.Depresor (kebawah) danadduktor( keatas),
  4. Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup)
B. Sinergis
                Ototsinergisadalahduaototataulebih yang bekerjabersama – samadengantujuan yang sama. Jadi, otot – ototituberkontraksibersamadanberelaksasibersama.Misalnya, otot – ototantartulangrusuk yang bekerjabersamaketikakitamenariknapas, atauotot pronator, yaituotot yang menyebabkantelapaktanganmenengadahataumenelungkup.
  ApabilakeempatbagianinI(sendi, tendon, ligamen, otot )digunakandenganbenardanterjadikeseimbangan, makadapatmenjadikanfungsitubuhmaksimal, sepertidalamposisiduduk, berdiri, danberbaring  yang benar.
D.Faktor yang mempengaruhi Body  
Aligment
1. Status kesehatan
         2. Nutrisi
         3.Emosi
         4.Faktorsosial
         5.
Gaya hidup (life style)
         6. Perilaku dan nilai-nilai


-          Kriteriamengkaji alignment padasaatberdiri:
                Perawatharusmemandangpasiendari anterior, lateral, dan posterior sehinggaposisi yang tidakdialami/biasaataukakudapatdihindari.
-          Kriteriamengkaji alignment padasaatduduk :
Untukmengkaji alignment padasaatdudukperawatmemandangpasiendariarah lateral, padapasien orang dewasa alignment padasaatdudukkepaladanpanggulsamadenganposisiberdiri.
DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Resikocedera b/d standing alignment dan sitting alignment yang jelek.

2. Ganguanmobilitasfisik b/d kontraktur.

3. Nyeri b/d cederafisik.
PERENCANAAN
Tujuan:
1. Mempertaankan body alignment yang baik
2. Padaindividu yang mempunyai body
alignment yang jelek:
 a. Memperbaiki body alignment padatingkat yang optimal
 b. Mencegahkontraktur, memperluasekspansi dada sertamencegahterjadinyakomplikasiaibat body alignment yangjelek.
EVALUASI
Body alignment dapatdenganmudahdiobservasidengancara:
1. Berdirididepanpasienuntukmengevaluasi frontal plane padasaatberdiridanduduk.
2. Berdirisecara lateral untukmemandangsagital plane.
3. Menanyakankepadapasienapakahmerasanyamandenganposisi yangdiambil
KONSEP KEPERAWATAN
1.       PENGKAJIAN
2.       DIAGNOSA KEPERAWATAN
3.       PERENCANAAN
4.       INTERVENSI
5.       EVALUASI
TRANSPORTASI PASIEN
TransportasiPasiensamadenganMemindahkan / Mengangkat / Mengubahposisipasien
                Kebanyakancederapunggung yang terjadiadalahketeganganpadakelompokototlumbal, termasukotot di sekitar vertebra lumbal
                Perawatberesikomengalamicederaototlumbalketikamengangkat, memindahkan, ataumengubahposisiklien.
TeknikMengangkat 
  Kriteriadasarcaramengangkatsebagaiberikut :
                1. Posisibeban
                                Beban yang akandiangkatberadasedekatmungkindenganpengangkat. Tinggiobjek yang paling baikuntukmengangkatvertikaladalahsedikit di atasjaritengahseseorangdenganlengantergantungdisamping . 
2. Posisitubuh
                Posisitubuhpengangkatbervariasidengantugas  yangberbeda. Tubuhdiposisikan        denganbatangtubuhtegaksehinggakelompokotot-ototmultipelsama      dengancara yang sinkron.
3.Beratmaksimum
                Setiapperawatharusmengetahuiberatmaksimum yang amanuntukdiangkat, amanbagiperawatdanklien.Objek yang terlaluberatadalahjikaberatnyasamadenganataulebihdari 35 % beratbadan orang yang mengangkat.
Jenis-jenispengaturanposisitubuhpasien :
  1. Posisi fowler
  2. PosisiSemifowler
  3. PosisiSim
  4. PosisiTrendelenburg
  5. Posisi Dorsal Recumbent
  6. PosisiLithotomiataumengangkatkedua kaki
  7. Posisi Genu Pectoral



       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar